Mpasi merupakan makanan pendamping asi yang diberikan muliai usia 180 hari atau tepat umur 6 bulan. Mengapa harus menunggu 6 bulan? Apakah boleh di usia 4 atau 5 bulqn diberi mpasi? TANPA konsultasi dan pemeriksaan detail dari DSA, tidak disarankan mpasi dibawah 6 bulan. Resiko alergi semakin besar,infeksi saluran cerna, diare, dll. Tegakah bunda smart melukai bayinya dengan tetap memberi mpasi dini?
Tujuan pemberian mpasi adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Semakin bertambah usia bayi, kebutuhan nutrisi dari asi saja tidak cukup. Bayi butuh zat besi untuk perkembangan otaknya, oleh karena itu berikanlah mpasi.
Mpasi apa yang bagus untuk bayi? Tentu saja mpasi homemade/buatan kita sendiri. Mengapa? Karena kita bisa mengontrol kwalitas dan kuantitasnya. Bagaimana kualitas mpasi yang baik sesuai standar who?
1. kaya akan energi, protein, zat besi, vitamin dan mineral
2. Higienis, mudah didapat dan diolah
3. Mudah dicerna bayi
4. Tidak pedas, tidak asin
Bagaimana mpasi awal yang baik untuk bayi? Mpasi awal diperkenalkan menu tunggal maksimal selama 14 hari (boleh diskip, namun sebaiknya diperkenalkan menu tunggal). Tujuan utamanya adalah untuk deteksi alergi. Selama menu tunggal, bayi diberikan 2 bahan pangan yang berbeda dalam 1 hari. Dulu, 1 bahan pangan dikenalkan 2-3 hari, kini tidak lagi karena gejala alergi muncul maksimal 12 jam setelah pemberian.
Gejala alergi diantaranya ruam, bentol, mual muntah, diare, sembelit. Bahan pangan apa saja yang bisa diberikan dalam menu tunggal? Semua jenis bahan pangan baik karbohidrat, protein, sayur, maupun buah.
Mulai minggu ke-3 bayi harus sudah dikenalkan menu 4* yang terdiri dari karbohidrat, protein hewani, nabati, dan sayur. Berbeda dengan menu tunggal, bila sudah masuk 4* beri anak selingan/cemilan. Untuk 6-7 bulan hanya buah dan sayur kukus (dalam bentuk puree atau sesekali dalam potongan kecil seusuaikan kemampuan anak).
Tekstur mpasi adalah semi kental yakni ditandai dengan makanan mengalir perlahan bila sendok dimiringkan. Cara mengolah mpasi bisa dengan dikukus (disarankan untuk sayuran dikukus daripada direbus agar nutrisi tetap terjaga), digoreng, ditumis, dipanggang mulai sari 6m+. Takaran pemberian mpasi mulai dari 2 sendok makan dinaikkan bertahap sampai 250 ml pada kisaran umur 10 bulan (kira-kira 1 mangkok bayi).
Tinggi serat. Nampaknya istilah yang begitu ditakuti dan dihindari. Sebenarnya tinggi serat tidak untuk ditakuti. Beberapa anak memang sensitif pencernaanya sehingga bila mengkonsumsi menu yang tinggi serat akan susah BAB/sembelit. Maka imbangi dengan banyak minum air, aktif gerak (karena akan membantu melemaskan otot sekitar anus), makan buah berair dan jangan lupa beri lemak tambahan. Dalam menu tunggal, usahakan tinggi serat tidak berurutan.
Contoh list menu tunggal yang bisa bunda pelajari dan padu padankan ada di album ya. Contoh tinggi serat berurutan yang harus dihindari seperti ini
Pagi (tinggi) - sore (rendah)
Pagi (tinggi) - sore (tinggi)
Juga tidak boleh seperti ini
Pagi (rendah) - sore (tinggi)
Pagi (tinggi) - sore (rendah)
Lemak tambahan diberikan pada menu tunggal maupun 4* kecuali buah tidak perlu.
Zat besi dapat diperoleh dari bahan pangan hewani maupun nabati. Penyerapan zat besi dari bahan hewani lebih besar daripada bahan nabati. Penyerapan zat besi terhambat bila konsumsi dibarengi dengan bahan tinggi kalsium contohnya susu formula. Bahan pangan tinggi zat besi diantaranya adalah hati (sapi, ayam), daging merah, bayam, brokoli, dan telur. Penyerapan zat besi semakin bagus bila dibarengi dengan konsumsi bahan pangan bervitamin C.
Juli 30, 2017
Tags :
Panduan MPASI
Subscribe by Email
Follow Updates Articles from This Blog via Email
No Comments